Post-Publication Discussion

Jurnal memahami bahwa komunikasi ilmiah tetap berlangsung setelah artikel diterbitkan. Diskusi pascapublikasi memberi kesempatan kepada penulis, pembaca, mitra kegiatan, dan masyarakat akademik untuk mengajukan pertanyaan, menyampaikan kritik yang membangun, mengklarifikasi hasil kegiatan, serta turut menilai artikel yang telah diterbitkan.

Jurnal mendorong diskusi yang santun dan berbasis bukti untuk mendukung pengembangan pengetahuan serta menjaga integritas publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

1. Tujuan dan Ruang Lingkup

Diskusi pascapublikasi memberi kesempatan kepada masyarakat akademik untuk menelaah artikel pengabdian kepada masyarakat secara kritis setelah diterbitkan. Tanggapan yang relevan dapat mencakup:

  • Pertanyaan mengenai metode pelaksanaan, evaluasi, penafsiran hasil, atau kesimpulan kegiatan.
  • Tanggapan berbasis bukti untuk memperjelas, mengkritisi, atau mengembangkan hasil kegiatan yang telah dipublikasikan.
  • Temuan mengenai kemungkinan kesalahan, ketidakkonsistenan, atau keterbatasan dalam artikel.
  • Diskusi mengenai manfaat, dampak, penerapan, atau relevansi kegiatan bagi mitra dan masyarakat.
  • Saran untuk kegiatan lanjutan atau penafsiran alternatif yang didukung bukti dan rujukan yang sesuai.

Tanggapan harus berkaitan dengan artikel yang dibahas dan bertujuan meningkatkan pemahaman terhadap kegiatan pengabdian. Tanggapan tidak boleh digunakan untuk menyampaikan perselisihan pribadi atau tuduhan yang tidak didukung bukti.

2. Pengajuan Tanggapan

Pembaca yang ingin memberikan tanggapan terhadap artikel pengabdian kepada masyarakat yang telah diterbitkan dapat menghubungi redaksi melalui informasi kontak pada situs jurnal. Tanggapan harus menyebutkan artikel yang dibahas dan menjelaskan tujuan penyampaiannya dengan jelas.

Penulis tanggapan perlu menyertakan bukti pendukung dan referensi yang relevan apabila diperlukan. Sebelum mempertimbangkan tanggapan untuk diterbitkan, redaksi dapat meminta perbaikan atau informasi tambahan.

3. Penilaian Editorial

Tim editorial menilai tanggapan yang masuk berdasarkan relevansinya dengan artikel, manfaatnya bagi pemahaman kegiatan pengabdian, kejelasan penyampaian, serta kesesuaiannya dengan etika publikasi jurnal. Bergantung pada isi tanggapan, editor dapat meminta pendapat ahli independen atau meminta penulis artikel yang dibahas untuk memberikan jawaban.

Jurnal dapat menerima tanggapan, meminta perbaikan, atau menolaknya. Keputusan editorial didasarkan pada mutu isi, bukti pendukung, relevansi, dan pertimbangan etika. Pengajuan tanggapan tidak menjamin bahwa tanggapan tersebut akan diterbitkan.

4. Hak untuk Menanggapi

Jika tanggapan yang diterbitkan memuat pertanyaan atau kritik substantif terhadap suatu artikel, jurnal dapat mengundang penulis artikel tersebut untuk memberikan jawaban. Jawaban hendaknya menanggapi hal-hal yang disampaikan secara profesional, konstruktif, dan berdasarkan bukti.

Jika sesuai, tanggapan dan jawaban penulis dapat diterbitkan bersama atau ditautkan ke artikel yang dibahas agar pembaca memperoleh konteks yang seimbang mengenai kegiatan pengabdian tersebut.

5. Etika dan Sikap Profesional

Semua pihak yang terlibat dalam diskusi pascapublikasi diharapkan menjaga sikap profesional dan mematuhi etika publikasi. Tanggapan harus disampaikan secara akurat, santun, dan didukung bukti yang sesuai.

Jurnal tidak menerima tanggapan yang memuat:

  • Serangan pribadi, pelecehan, bahasa diskriminatif, atau pernyataan kasar.
  • Tuduhan pelanggaran etika yang tidak didukung bukti, tetapi disajikan seolah-olah telah terbukti.
  • Materi hasil plagiarisme atau penggunaan karya pihak lain tanpa izin.
  • Informasi rahasia yang diungkapkan tanpa kewenangan.
  • Konten yang tujuan utamanya untuk promosi komersial atau hal lain yang tidak berkaitan dengan artikel.

Dugaan pelanggaran etika dalam pelaksanaan atau pelaporan kegiatan pengabdian dapat disampaikan kepada redaksi dengan menyertakan informasi pendukung. Redaksi akan menanganinya sesuai prosedur etika publikasi jurnal.

6. Koreksi, Pernyataan Keprihatinan, dan Penarikan Artikel

Jika tanggapan pascapublikasi mengungkapkan dugaan yang dapat dipercaya terkait keakuratan, keandalan, atau integritas etika artikel pengabdian kepada masyarakat, jurnal akan menilai bukti yang tersedia dan mengambil tindakan yang sesuai apabila diperlukan.

Berdasarkan hasil penilaian, tindakan dapat berupa penerbitan koreksi, pernyataan keprihatinan, atau penarikan artikel sesuai dengan Kebijakan Koreksi dan Penarikan Artikel jurnal. Tanggapan pembaca saja tidak serta-merta membuktikan bahwa artikel tersebut keliru atau harus ditarik.

7. Transparansi dan Publikasi

Jika tanggapan atau jawaban penulis diterima untuk diterbitkan, jurnal akan mencantumkan informasi bibliografis yang memadai dan, jika memungkinkan, tautan ke artikel yang dibahas. Jurnal berupaya menjaga transparansi publikasi dengan tetap menghormati kerahasiaan, ketentuan hukum yang berlaku, serta hak semua pihak yang terlibat.

8. Menghubungi Redaksi

Pertanyaan, tanggapan, atau keberatan mengenai artikel yang telah diterbitkan dapat disampaikan kepada redaksi melalui kontak resmi yang tercantum di situs jurnal. Surat atau pesan sebaiknya memuat judul artikel, informasi publikasi, uraian tanggapan atau keberatan secara jelas, serta bukti pendukung apabila tersedia.