Sistem Pemantauan Detak Jantung Berdasarkan BPM dan Usia Berbasis Web
DOI:
https://doi.org/10.52072/unitek.v19i01.2065Kata Kunci:
BPM, Detak Jantung, ESP32, Sensor AD8232, Sistem PemantauanAbstrak
Sistem pemantauan detak jantung merupakan salah satu solusi penting dalam dunia kesehatan untuk mendeteksi kondisi jantung secara dini. Penelitian ini merancang dan membangun sistem pemantauan detak jantung berbasis sensor AD8232 yang terhubung ke mikrokontroler ESP32. Data detak jantung berupa BPM (Beats Per Minute) dikirim secara real-time ke server menggunakan koneksi WiFi dan disimpan dalam database MySQL melalui platform web berbasis CodeIgniter 3. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memantau BPM melalui antarmuka web yang responsif, lengkap dengan grafik riwayat, klasifikasi berdasarkan kategori usia, serta peringatan otomatis jika nilai BPM berada di luar batas normal (bradikardia atau takikardia). Pengujian dilakukan pada berbagai kelompok usia, termasuk bayi, anak-anak, remaja, dewasa sehat, dan dewasa dengan riwayat jantung. Hasil menunjukkan bahwa selisih rata-rata antara BPM alat dan alat tensi berada dalam rentang 1–3 BPM, dengan akurasi mencapai 97%. Sistem ini dinilai cukup akurat dan konsisten dalam mendeteksi BPM secara sederhana, meskipun belum divalidasi secara klinis. Dengan fitur notifikasi otomatis dan visualisasi data yang informatif, sistem ini berpotensi digunakan untuk pemantauan kesehatan non-medis dan edukatif di lingkungan rumah atau komunitas.
Unduhan
Referensi
Aji, B. M. & Utami, W. S. (2023). Aplikasi Monitoring Detak Jantung Menggunakan Sensor MAX30102 dan Algoritma Guassian Naïve Bayes, Jurnal Perangkat Lunak, 5(3), 396-410.
Annisa, M. S. (2018). “Heartbeats Detector” . Jurnal Autocracy, 31-45.
Arief Budijanto, S. W. (2021). Interfacing Esp32. Malang: Media Pustaka Komputer.
Clifford, G. D., Azuaje, F., & McSharry, P. E. (2006). Advanced methods and tools for ECG data analysis. Artech House.
Gamara, A., & Hendryani, A. (2019). Rancang Bangun Alat Monitor Detak Jantung Dan Suhu Tubuh Berbasis Android. Jurnal Sehat Mandiri, 14(2), 1-9.
Jarot Dian, F. D. (2021). Sistem Monitoring Detak Jantung Untuk Mendeteksi Tingkat Kesehatan Jantung Berbasis Internet Of Things Menggunakan Android. Jupiter.
Junaidi, A. (2015). Internet Of Things, Sejarah, Teknologi Dan Penerapannya : Review. Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan, 1(3).
Muthmainnah, M., & Tabriawan, D. B. (2022). Prototipe alat ukur detak jantung menggunakan sensor MAX30102 berbasis Internet of Things (IoT) ESP8266 dan Blynk. JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga), 7(3), 163-176.
Nurahman, M. A., Sukowati, A. I. ., & Situmeang, A. . (2021). Rancang Bangun Alat Pendeteksi Detak Jantung Dan Saturasi Oksigen Dalam Darah Berbasis Arduino Mega 2560: Array. Jurnal Ilmiah Komputasi, 20(1), 59–68.
Ria Hariri, L. H. (2019). Sistem Monitoring Detak Jantung Menggunakan Sensor Ad8232 Berbasis Internet Of Things. Jurnal Telekomunikasi Dan Komputer, 164-172.
Udiyo Basuki (2020), “Merunut Konstitusionalisme Hak Atas Pelayanan Kesehatan Sebagai Hakasasi Manusia”, Vol. 1, No. 1 : Jurnal Hukum Caraka Justitia, Yogyakarta, Indonesia.
Willmott, C. J., & Matsuura, K. (2005). Advantages of the mean absolute error (MAE) over the root mean square error (RMSE) in assessing average model performance. Climate Research, 30(1), 79–82.











